Batman Begins - Help Select
IMK,PBO DAN IPA
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Labels List

Search

*Akbar Kurniawan (H1G112211) Akbar Kurniawan (H1G112211)*

10/29/2011

Asam,Basa dan Garam

Tahukah kamu bahwa sebagian besar bahan makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari bersifat asam, basa, atau garam? Pernahkah kamu makan semangkuk baso atau soto yang telah diberi cuka? Bagaimanakah rasanya? Apakah cuka tersebut tergolong larutan asam? Apa ciri-ciri larutan yang bersifat asam, basa, atau garam? Bagaimana cara menguji suatu larutan itu tergolong asam, basa atau garam? Mari kita pelajari bersama.

Bagaimana rasa permen vitamin C atau kuah bakso yang diberi cuka? Tentu kamu akan menjawab rasanya masam. Pernahkah kamu mencicipi garam? Bagaimana rasanya? Bagaimanakah rasa jamu? Rasanya pahit atau manis? Rasa pahit merupakan salah satu sifat zat yang bersifat basa.

Memang, sejak zaman dahulu asam, basa, dan garam sudah dikenal, karena banyak bahan makanan atau minuman yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari bersifat asam, basa atau garam. Coba kamu sebutkan contoh bahan makanan atau minuman yang bersifat asam. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Seperti diketahui, zat utama dalam cuka adalah asam asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.

Apakah sifat asam, basa, dan garam itu? Coba kamu perhatikan larutan pembersih porselin atau keramik. Apa yang terjadi jika larutan pembersih tersebut terkena lantai keramik? Coba kamu simpulkan sifat-sifat asam!

Pernahkah kamu mencuci dengan deterjen atau sabun? Apa yang kamu rasakan pada tanganmu itu? Apakah licin dan terasa panas? Seperti halnya dengan sabun, basa bersifat kaustik (licin), selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian).

Kita dapat mengenali asam dan basa dari rasanya. Namun, kita dilarang mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Bagaimanakah cara mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman? Kamu dapat mengenali asam dan basa dengan menggunakan indikator. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi dengan asam, basa, atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna.


1. Asam
Kamu sudah mengetahui jika asam merupakan salah satu penyusun dari berbagai bahan makanan dan minuman, misalnya cuka, keju, dan buah-buahan. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air akan melepaskan ion H+. Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H+ (ion hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen. Tahukah kamu perbedaan antara ion, kation, dan anion? Ion adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik. Kation adalah ion yang bermuatan listrik positif. Adapun anion adalah ion yang bermuatan listrik negatif.

Sifat khas lain dari asam adalah dapat bereaksi dengan berbagai bahan seperti logam, marmer, dan keramik. Reaksi antara asam dengan logam bersifat korosif. Contohnya, logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk Besi (II) klorida (FeCl2).

Berdasarkan asalnya, asam dikelompokkan dalam 2 golongan, yaitu asam organik dan asam anorganik. Tahukah kamu apa bedanya? Asam organik umumnya bersifat asam lemah, korosif, dan banyak terdapat di alam. Asam anorganik umumnya bersifat asam kuat dan korosif. Karena sifat-sifatnya itulah, maka asam-asam anorganik banyak digunakan di berbagai kebutuhan manusia.

2. Basa (Hidroksida)
Jika kamu mencuci tangan dengan sabun, apa yang kamu rasakan pada tanganmu? Dalam keadaan murni, basa umumnya berupa kristal padat dan bersifat kaustik. Beberapa produk rumah tangga seperti deodoran, obat maag (antacid) dan sabun serta deterjen mengandung basa.

Basa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air (larutan) dapat melepaskan ion hidroksida (OH-). Oleh karena itu, semua rumus kimia basa umumnya mengandung gugus OH. Jika diketahui rumus kimia suatu basa, maka untuk memberi nama basa, cukup dengan menyebut nama logam dan diikuti kata hidroksida.

3. Garam
Jika mendengar kata ”garam”, pastilah yang terbayang pada benakmu adalah garam dapur. Garam dapur memang merupakan salah satu contoh garam. Dalam kehidupan sehari-hari pernahkah kamu melihat orang yang sakit perut (maag dan sejenisnya)? Tahukah kamu mengapa orang yang sakit maag minum obat sakit maag atau antacid? Apakah antacid itu?

Orang mengalami sakit perut disebabkan asam lambung yang meningkat. Untuk menetralkan asam lambung (HCl) digunakan antacid. Antacid mengandung basa yang dapat menetralkan kelebihan asam lambung (HCl). Umumnya zat-zat dengan sifat yang berlawanan, seperti asam dan basa cenderung bereaksi membentuk zat baru. Bila larutan asam direaksikan dengan larutan basa, maka ion H+ dari asam akan bereaksi dengan ion OH- dari basa membentuk molekul air disebut reaksi penetralan.

Apakah terjadi reaksi antara ion negatif dari asam dan ion positif logam dari basa? Ion-ion ini akan bergabung membentuk senyawa ion yang disebut garam. Bila garam yang terbentuk ini mudah larut dalam air, maka ion-ionnya akan tetap ada di dalam larutan. Tetapi jika garam itu sukar larut dalam air, maka ion-ionnya akan bergabung membentuk suatu endapan. Jadi, reaksi asam dengan basa disebut juga reaksi penggaraman karena membentuk senyawa garam.

Walaupun reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan, tetapi hasil reaksi (garam) tidak selalu bersifat netral. Sifat asam basa dari larutan garam bergantung pada kekuatan asam dan basa penyusunnya netral, disebut garam normal, contohnya NaCl dan KNO3. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam dan disebut garam asam, contohnya adalah NH4 Cl. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat bersifat basa dan disebut garam basa, contohnya adalah CH3COONa. Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH, Ca(OH)2 termasuk basa kuat.

4. Larutan Asam, Basa, dan Garam Bersifat Elektrolit
Pernahkah kamu melihat seseorang mencari ikan dengan menggunakan ”setrum” atau aliran listrik yang berasal dari aki? Apa yang terjadi setelah beberapa saat ujung alat yang telah dialiri arus listrik itu dicelupkan ke dalam air sungai? Ternyata ikan yang berada di sekitar ujung alat itu terkena aliran listrik dan pingsan atau mati.

Apakah air dapat menghantarkan listrik? Sebenarnya air murni adalah penghantar listrik yang buruk. Akan tetapi bila dilarutkan asam, basa, atau garam ke dalam air maka larutan ini dapat menghantarkan arus listrik. Zat-zat yang larut dalam air dan dapat membentuk suatu larutan yang menghantarkan arus listrik dinamakan larutan elektrolit. Contohnya adalah larutan garam dapur dan larutan asam klorida. Zat yang tidak menghantarkan arus listrik dinamakan larutan nonelektrolit. Contohnya adalah larutan gula dan larutan urea.

Untuk mengetahui suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik atau tidak, dapat diuji dengan alat penguji elektrolit. Alat penguji elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu, serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji. Mari kita lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui apakah asam, basa, dan garam dapat menghantarkan arus listrik.
Anak ipa 3 IPA
10/26/2011

3 Faktor yang Bikin Fitnes Gagal


Banyak orang yang rutin melakukan olahraga di gym dan berharap berat badannya bisa turun dan menjadi lebih langsing. Namun, tak semua orang yang menjalankan fitness bisa mewujudkan keinginannya, terutama mendapatkan berat badan yang diinginkan. Berikut beberapa alasan mengapa seseorang tak bisa menurunkan berat badan sebagai salah satu tujuan berlatih di gym. 

1. Anda tak cukup melakukan latihan kardio (dengan intens).
Aerobik merupakan salah satu jenis olahraga yang sangat efektif untuk membakar kalori. Jadi pastikan Anda untuk tetap konsisten berlatih kardio. Latihan aerobik yang disarankan untuk kardio adalah sekitar 30-45 menit sebanyak 3-4 kali per minggu. Namun, yang paling harus diperhatikan adalah untuk mencari latihan kardio yang tepat untuk diri Anda.

Sebuah penelitian menemukan bahwa latihan yang membutuhkan gerak cepat membantu melepaskan hormon pembakar lemak dalam tubuh. Selain juga frekuensi latihan yang teratur menjadi kunci untuk menghilangkan lemak perut yang tak diinginkan.

Studi lainnya mengatakan bahwa dengan melakukan 45 menit latihan yang cepat dan bertenaga ternyata bisa membakar kalori 3 kali lebih banyak dibandingkan 45 menit berjalan kaki. Latihan ini terbukti juga untuk meningkatkan metabolisme sampai 14 jam setelah latihan. Untuk menghilangkan lemak yang tak diinginkan, pilih latihan dengan intensitas yang tinggi seperti berlari.

2. Anda tak benar-benar serius.

Banyak orang yang memilih tempat latihan ternama untuk berolahraga, dengan harapan, program penurunan berat badan akan berhasil. Namun, sayangnya Anda terkadang tak menyadari bahwa yang menentukan berhasil tidaknya latihan Anda untuk menurunkan berat badan tergantung pada niat dan kemauan Anda sendiri bukan karena popularitas gym.

Tak jarang, Anda sering melakukan berbagai hal yang salah ketika latihan. Misalnya saja, melakukan treadmill sambil membaca majalah ataupun malah ngobrol dengan teman lainnya selama latihan. Ini akan membuat Anda tidak fokus pada latihan yang sedang dilakukan.

Berjanjilah pada diri Anda untuk mencari tujuan atau alasan pribadi yang bisa menginspirasi untuk menurunkan berat badan. Jadikan alasan pribadi ini sebagai motivasi untuk mempertahankan rutinitas latihan Anda.

3. Tidak melakukan latihan kekuatan.
Selain intens melakukan kardio, penurunan berat badan bisa membuahkan hasil melalui program fitness yang menggabungkan latihan kardio dan latihan kekuatan, per sesi setiap minggunya.

Latihan kekuatan bisa mengurangi 3 persen lemak tubuh dalam waktu 10 minggu karena otot bisa membakar lebih banyak kalori. Setelah latihan kekuatan, rata-rata perempuan bisa membakar sektar 100 kalori ekstra. 



Sumber: Shine
Anak ipa 3

Mengapa Anak Cenderung Membangkang?

Pernahkah Anda merasa kesulitan meminta bantuan kepada anak, seperti membereskan mainannya misalnya? Meski berkali-kali Anda sudah menjelaskan, bahwa ia harus bertanggungjawab membereskan mainan setelah digunakan, tetap saja anak tak menurutinya.

Anak-anak prasekolah sebenarnya sudah diajarkan mengenai aturan dan norma secara konsisten. Sedikit banyak mereka sudah memahaminya. Namun, penanaman aturan dan norma bukanlah proses yang singkat. Ada saja kendala yang menghadang, termasuk ngeyel dan membangkang untuk tidak mematuhi norma atau aturan yang ada.

Sani B Hermawan, Psi, Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani, Jakarta menjelaskan penyebab pembangkangan bisa dilihat dari faktor internal maupun eksternal. Sebagai orangtua, Anda perlu memahami sejumlah faktor penyebab anak ngeyel ini agar memilih cara yang lebih tepat untuk menanganinya.

1. Faktor internal
* Ego
Ego anak-anak 4-5 tahun mulai berkembang. Hal ini membuat anak-anak mencoba otoritasnya untuk menguasai dan mengendalikan lingkungan, bukan sebaliknya, lingkungan yang mengendalikan dirinya.

* Meningkatnya kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial

Anak semakin menyadari bahwa ia dapat bertindak secara mandiri karena memiliki kekuatan untuk berlaku sesuai kehendaknya. Dengan kata lain, anak berada dalam masa "mencoba-coba" sampai di mana keinginannya bisa disampaikan atau diekspresikan.

* Karakter bawaan
Perlu dipahami, setiap anak berbeda dalam memahami suatu aturan. Ada anak yang mudah dan ada anak yang sulit. Hal ini merupakan kecenderungan bawaan dari lahir.

2. Faktor eksternal
* Aturan di rumah
Barangkali tanpa disadari aturan yang diterapkan di rumah terlalu keras atau bahkan sebaliknya terlalu "longgar".

* Ingin diperhatikan
Anak merasa tidak diperhatikan karena kehadiran adik bayi yang menyita perhatian ayah dan ibunya. Ia ingin mendapatkan perhatian, menginginkan sentuhan yang dapat membuatnya merasa tenteram. Ia memerlukan pelukan, ciuman, serta usapan kepala yang penuh kehangatan. Dalam kasus ini anak sedang marah kepada orangtua karena sesuatu yang ia inginkan tidak dipenuhi.

* Protes dan melawan pendapat
Pembangkangan juga dapat sebagai bentuk "protes" lantaran tak dibelikan sesuatu oleh ayah atau ibunya.
Anak ipa 3

7 Makanan yang mempercepat metabolisme


Memahami cara kerja metabolisme tubuh merupakan salah satu kunci untuk menurunkan berat badan. Sebab, hal ini merupakan cara tubuh kita mengubah makanan menjadi energi yang membuat kita bergerak dan beraktivitas. Semakin cepat metabolisme tubuh berputar, semakin banyak kalori yang terbakar. Semakin banyak tubuh membakar kalori, semakin mudah untuk menurunkan berat badan.
"Jika metabolisme tubuh Anda tinggi, ini berarti Anda memiliki lebih banyak energi, merasa lebih muda dan lebih aktif," ungkap Dr Eric Plasker, penulis buku 100 Year Lifestyle and the 100 Year Lifestyle Workout.
Untuk membantu mempercepat metabolisme, Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan berikut:

Apel. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sebutir apel sehari memiliki tingkat kalori yang rendah. Namun, kandungan serat dalam buah terutama apel dan pir mampu menurunkan berat badan. Lahap apel dan pir bersama kulitnya, karena pada kulit itulah serat paling banyak terdapat.

Sayuran hijau. Aneka sayuran berdaun hijau seperti bayam tidak hanya tinggi kandungan seratnya, tapi juga kalsium. "Ada sebuah penelitian yang menemukan adanya hubungan antara kalsium dalam penurunan berat badan," tukas Plasker.

Tofu atau ayam bebas lemak. Jangan lupakan protein dalam makanan Anda. Protein dari kedua makanan ini membantu Anda membentuk jaringan otot tanpa lemak.

Nasi merah. Pilihlah makanan yang tinggi akan serat, seperti nasi merah, oatmeal, dan roti gandum. "Mengonsumsi makanan ini membuat Anda lebih cepat kenyang, dan berarti bisa mengurangi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh," tukas Plasker.

Air putih. "Banyak orang yang berpikir bahwa mereka lapar, padahal mereka sebenarnya haus," ungkap Plasker. Jadi sebelum Anda keburu menyuap nasi dan lauk-pauknya, lebih baik minum dulu segelas air putih. Selain membuat Anda bebas dari dehidrasi, Anda juga terhindar dari  ngemil makanan yang tinggi kalori.
Teh hijau. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan metabolisme sekaligus berfungsi sebagai antioksidan dan antiaging.

Makanan pedas.  Makanan pedas, terutama yang disebabkan penambahan lada, berfungsi untuk meningkatkan metabolisme. Sebab, lada mengandung senyawa kimia capsaicin yang bisa membakar metabolisme Anda lebih cepat

Anak ipa 3 IPA

Bahaya mendengarkan musik lewat earphone


Memakai earphone berlama-lama ternyata bisa mengganggu pendengaran lho… Kenapa dan bagaimana mengatasinya?
Telinga manusia ternyata memiliki struktur dan fungsi yang luar biasa. Selain proses menghantarkan bunyi sehingga kita bisa mendengar, di dalam telinga juga terdapat proses untuk mengurangi paparan bising.
Secara otomatis, telinga memiliki kemampuan untuk meredam suara yang keras menjadi tidak bermasalah bagi pendengaran. Namun, telinga juga memiliki batas kemampuan untuk mendengar, sehingga dosis atau batas berapa lama ia boleh terpapar bunyi tertentu tidak boleh melebihi dosis.
Misalnya, untuk bunyi letusan senapan yang memiliki intensitas sekitar 110 desibel dan frekuensi yang cukup tinggi, telinga hanya boleh terpapar tidak lebih dari 30 detik.
Lebih dari itu, maka risiko terjadinya penurunan fungsi pendengaran atau trauma bising akan menjadi lebih besar.
Intinya, telinga memiliki kemampuan yang terbatas untuk mendengar suara pada intensitas tertentu. Semakin tinggi intensitasnya, telinga hanya boleh mendengar dalam waktu singkat. Dosis ini berlaku untuk semua usia.
Beberapa tempat atau kegiatan tertentu ternyata juga memiliki intensitas dan frekuensi bunyi yang bisa membahayakan pendengaran jika terlalu lama terpapar.
Bahkan, referensi menunjukkan bahwa pusat-pusat kebugaran yang kerap memutarmusik dengan volume tinggi juga menyimpan risiko terjadinya trauma bising bahkan ketulian. Profesi sebagai pilot atau mereka yang bekerja di bandara berisiko lebih besar. Karena, bising pesawat terbang memiliki intensitas yang sangat besar, yaitu 145 desibel. Coba bandingkan dengan bunyi letusan senapan di atas.
Kenapa? Jika intensitas suara lebih dari dosis yang diperkenankan, maka akan terjadi gangguan pada rumah siput (cochlea), dimana di sini terjadi proses perubahan energi mekanik menjadi energi listrik. Sel-sel rambut getar yang harusnya mentransimi suara mekanik menjadi rusak.
Bentuk rumah siput kita unik, seperti bentuk dua setengah lingkaran. Frekuensi tinggi ada di sebelah kiri, dan rendah di kanan. Jadi, kebalikan dari piano. Nah, rambut getar bertugas mengubah bunyi sesuai dengan frekuensinya, baik tinggi, sedang atau rendah.
Lima Menit Per Hari
Lifestyle yang modern juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan pendengaran. Belum lagi lingkungan kita yang ternyata penuh dengan kebisingan.
Sebagai contoh, pusat permainan di mal-mal yang ternyata sangat bising. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bising ruangan di tempat tersebut berkisar antara 40-60 desibel. Ini cukup tinggi. Anak yang bermain di tempat tersebut mempunyai paparan bising yang besar, sehingga ada risiko menderita trauma bising atau gangguan pendengaran akibat bunyi yang sangat keras (noise-induced hearing loss).
Risiko Pemutar Musik
Demikian juga dengan pemakaian headset, earphone, MP3 atau MP4 player, dan perangkat pemutar musik portabel lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika alat pemutar musik digital yang disambungkan dengan earphone diputar pada volume optimal atau maksimal(intensitas sekitar 100 desibel), telinga hanya boleh terpapar maksimal 5 menit per hari.
Pada volume 90 persen (90 desibel) hanya boleh terpapar selama 18 menit. Pada volume 80 persen (80 desibel), hanya boleh 1,2 jam dosis maksimal per hari. Dan, pada volume 70 persen (70 desibel), hanya boleh sekitar 4,6 jam maksimal per hari.
Lebih dari itu, risiko terjadinya trauma bising akan lebih besar. Jadi, sebaiknya dipakai pada volume rendah karena akan lebih aman.
Ingat dengan pepatah yang mengatakan, “if it is too loud you are too old?” Semakin sering kita mendengarkan bunyi yang terlalu keras, maka usia kita akan jauh lebih tua dari usia sesungguhnya karena pendengaran kita terganggu.
Fakta menarik lain adalah orang-orang dengan trauma bising ternyata lebih sering mengalami gangguan pendengaran khususnya pada frekuensi tinggi.
Gambaran audiometrik rekam pendengarannya menunjukkan gambaran takik(notch/penurunan) pada frekuensi 4000 Hertz. Ini yang membuat orang awalnya tidak merasa, karena frekuensi pembicaraan kita sehari-hari ada di antara 500 – 2000 Hertz. Sehingga, ketika mengobrol biasa, rasanya tidak ada gangguan. Baru setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui terjadi penurunan yang tajam pada frekuensi 4000 Hertz. Sebagian besar kasus gangguan pendengaran akibat bising ditemukan pada saat medical check up.
Tentu, jika ini tidak segera ditangani, penurunan pendengaran akan terjadi di semua frekuensi, tak hanya pada frekuensi tinggi 4000 Hertz. Kalau tadinya hanya di 4000 Hertz, lama-lama terjadi takik di semua frekuensi alias tuli.
Telinga Berdenging
Apa, sih, gejala trauma bising? Hampir 90 persen kasus menunjukkan gejala telinga berdenging (tinnitus).
Denging yang dialami ini ada dua macam, yaitu denging nada tinggi seperti bunyi pesawat dan nada rendah seperti bunyi air conditioner (AC).
Dua-duanya bisa terjadi dan ini biasanya disertai gangguan pendengaran. Seringkali, yang terjadi adalah cocktail party deafness atau tuli di keramaian.
Pada saat berada di tempat yang ramai, orang sulit mendengar karena fungsi cochleamenurun. Bising di latar belakang akan sangat mengganggu kualitas penerimaan bunyi oleh cochlea. Misalnya, ketika berada di mal, ia akan bingung karena tidak bisa mendengar.
Sebetulnya, kasus trauma bising ini bisa dicegah 100 persen. Yang pertama dengan upaya promotif preventif. Caranya, waspada terhadap bising di sekitar kita. Misalnya pakai perangkat pemutar musik tapi tak perlu disetel dengan volume (tingkat suara)penuh.
Atau, ketika orang tua mengajak anak-anak ke mal, sebaiknya perhatikan seberapa bising tempat tersebut. Jika memang terlalu bising, sebaiknya tak perlu berlama-lama. Kita harus menghindari atau mengurangi paparan bising secara aktif.
Yang tak kalah penting adalah kesadaran para pemilik tempat usaha, seperti mal. Ada baiknya mereka mengukur kebisingan ruangan (sound level meter) dan mengumumkannya kepada pengunjung.
Efek trauma bising sendiri ada dua, yaitu temporer dan permanen. Pada trauma bising temporer, dengan istirahat cukup, fungsi telinga bisa dipulihkan. Namun, trauma bising permanen sulit disembuhkan.
Akan tetapi, lebih baik kita mencegah daripada mengobati, kan?
Awasi Si Kecil
Orang tua sebaiknya waspada ketika mengajak anak bermain ke lingkungan atau tempat bermain yang bising.
Mereka harus memperkirakan berapa tingkat kebisingan tempat tersebut. Jika terlalu bising, sebaiknya tak perlu berlama-lama atau pakaikan earplug ke telinga anak. Di rumah, perhatikan apakah anak mengalami gangguan pada pendengarannya.
Yang paling mudah adalah pada saat anak menonton TV. Biasanya, ibu-ibu di rumah lebih peka. Kalau anak cenderung mendekat ke layar TV atau volumenya diperkeras oleh anak, orang tua sebaiknya waspada, karena bisa jadi ini merupakan gejala dini terjadinya gangguan pendengaran pada anak.
Jika anak memang gemar sekali mendengarkan musik lewat earphone, biasakan agar memasang volume dalam keadaan tak penuh.
Jangan sampai anak tetap mendengarkan musik sampai tertidur dengan pemutar musik masih menempel di telinga. Ini sangat berbahaya bagi pendengarannya.
Anak ipa 3

Sejarah Pertama Lampu Pijar dan Penemu


Lampu pijar adalah sumber cahaya buatan yang dihasilkan melalui penyaluran arus listrik melalui filamen yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya.Kaca yang menyelubungi filamen panas tersebut menghalangi udara untuk berhubungan dengannya sehingga filamen tidak akan langsung rusak akibat teroksidasi.

Lampu pijar dipasarkan dalam berbagai macam bentuk dan tersedia untuk tegangan (voltase) kerja yang bervariasi dari mulai 1,25 volt hingga 300 volt.Energi listrik yang diperlukan lampu pijar untuk menghasilkan cahaya yang terang lebih besar dibandingkan dengan sumber cahaya buatan lainnya seperti lampu pendar dan dioda cahaya, maka secara bertahap pada beberapa negara peredaran lampu pijar mulai dibatasi.

Di samping memanfaatkan cahaya yang dihasilkan, beberapa penggunaan lampu pijar lebih memanfaatkan panas yang dihasilkan, contohnya adalah pemanas kandang ayam, dan pemanas inframerah dalam proses pemanasan di bidang industri.

Sejarah lampu Pijar dan Penemu Pertama

Edison mematenkan penemuannya pada 1879. Ide lampu sebenarnya sudah berusia 70 tahun sebelum Edison mematenkannya. Sir Humpry Davy adalah orang pertama yang mendemonstrasikan dua batang karbon yang memercikkan cahaya. Hanya saja, cahaya yang dihasilkan terlalu terang, seperti percikan cahaya saat mengelas besi. Selain itu, lampu ini membutuhkan sumber listrik yang terlalu besar. Lampu Davy masih bisa Anda lihat saat ini di konser musik atau pembukaan toko baru yang meriah.

Kompetisi Menemukan Lampu

Banyak ilmuwan tertarik pada penemuan Davy. Mereka berusaha memecah cahaya yang terlalu terang itu. Salah satu caranya adalah dengan mengalirkannya melalui suatu material. Hanya saja, material tersebut akan termakan oleh listrik yang berpijar. Untuk mengatasinya maka perlu membatasi kontak antara listrik pijar dengan oksigen. Di situlah muncul ide untuk mengurungnya dalam bola.


Pada 1841, Frederick DeMoleyns mematenkan bohlam yang terbuat dari campuran platina dan karbon. Empat tahun berikutnya, J.W. Starr mematenkan bohlam vakum dengan bahan pembakar karbon. Kemudian, banyak orang berusaha memvakum bohlam menggunakan material lain, kadang dengan bentuk yang berbeda. Penemuan mereka berhasil di laboratorium tetapi tidak bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada 1878, Thomas Alva Edison bergabung dalam kompetisi pembuatan bohlam yang efektif dan efisien. Sebelumnya, Edison sudah terkenal sebagai penemu telegraf dan fonograf. Pada Oktober, dia mengumumkan bahwa dia sudah mampu mengatasi permasalahan bohlam.

Pengumuman itu terlalu dini, Edison memang sudah punya gagasannya, tetapi dia belum sempat menyempurnakannya. Bicara memang lebih mudah ketimbang melakukannya. Itulah yang terjadi. Dalam usaha menyempurnakan gagasannya, Edison gagal terus.

Francis Upton

Edison mengajak Francis Upton, dari Universitas Princeton, bergabung dalam penelitiannya. Mereka mulai mendaftar percobaan gagal yang dilakukan orang lain dan menghindari cara-cara tersebut. Mereka juga mendaftar sifat-sifat material yang telah digunakan dan mencari material yang tepat. Mereka menemukan bahwa pembakar yang tepat adalah material yang memiliki hambatan besar. Material dengan hambatan besar tidak menghabiskan banyak listrik. Mereka mulai menyeleksi semua material yang memiliki hambatan besar.

Bohlam Pertama

Pada Oktober 1879, setahun setelah pengumuman gagasannya, Edison menggunakan kapas yang dikarbonasi sebagai pembakar. Lampu itu menyala, tetapi hanya mampu bertahan 13 jam. Itulah lampu yang diklaim sebagai bohlam pertama.

Dalam pengembangannya, Edison menemukan bahwa bambu Jepang yang dikarbonasi merupakan material yang paling tepat sebagai pembakar. Material ini kemudian dikenal sebagai filamen. Bohlam yang menggunakan filamen bertahan sampai 600 jam.

Jawaban "Thomas Alva Edison" sebagai penemu bohlam tidak sepenuhnya tepat karena sudah banyak orang yang menemukan bohlam. Hanya saja, Edison menemukan bohlam yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dengan konsumsi listrik yang efisien.
Anak ipa 3 IPA
1.Pengunyahan (pencernaan)Gigi berperan penting dalam proses pencernaan. Gigi akan memotong makanan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga lebih nyaman dicerna di organ pencernaan lainnya.Fungsi pencernaan/pengunyahan ini selanjutnya berkaitan pula dengan pertumbuhan gigi itu sendiri. Seiring perkembangan zaman, disadari bahwa gigi manusia, lebih tepatnya rahang, sering mengalami pertumbuhan yang tidak sempurna. Banyak terjadi kasus impaksi (gigi yang tertanam di dalam rahang tanpa bisa keluar kecuali dengan pembedahan). Berdasarkan penelitian, hal ini juga disebabkan oleh kualitas makanan modern yang semakin lama semakin lunak. Apalagi, kebiasaan memakan bubur atau mie instan. Hal ini menyebabkan berkurangnya rangsangan terhadap rahang yang berakibat rahang tidak tumbuh sempurna, begitu juga dengan gigi.Untuk mengunyah makanan. Ya, untuk konsumsi makanan apapun, selunak apapun menurut kita, kita masih perlu gigi untuk mengunyah makanan yang kita konsumsi. Tujuannya agar makanan yang masuk itu dapat dicerna dengan baik oleh organ pencernaan selanjutnya. Bagaimana kalau tidak terkunyah dengan baik? Kasihan, organ pencernaan selanjutnya akan bekerja super keras untuk melunakkan makanan yang kita konsumsi. Setiap gigi memiliki fungsinya masing-masing dalam pengunyahan di antaranyaa. gigi seri berfungsi memotong dan mengerat makanan. Artinya ketika kita menggigit makanan, gigi serilah yang ditugaskan memotongnya terlebih dahulu menjadi bagian yang lebih kecil.b. gigi taringfungsinya menyobek/ mengoyak makanan. Terutama sekali perannya ketika memakan daging. Itulah sebabnya mengapa hewan karnivora memiliki banyak taring.c. gigi premolar (geraham kecil)fungsinya peralihan dari taring ke geraham.Menggilas dan mengunyah makanan.d. gigi molar (geraham)fungsinya menggiling /mengunyah makanan agar menjadi lebih halus sebelum masuk ke saluran pencernaan selanjutnya.2.Sebagai Penyanggagigi memberikan sandaran kuat berikut rahang untuk memberi bentuk wajah.3.Penampilan/estetikSenyum tanpa gigi (ompong) pastilah aneh kelihatannya, terutama pada gigi anak muda. Gigi di sini adalah salah satu aksesoris dalam mulut yang mempunyai tiga peranan yang sangat penting. Apakah itu? 4.Untuk berbicara (fonetik). Pembentukan kejelasan suara/bunyi. Nah gigi itu mempunyai struktur, bentuk, dan jumlah yang hampir sama. Pada anak-anak terdapat 20 buah gigi sulung, terdiri dari 4 gigi seri, 2 gigi taring, dan 4 gigi geraham pada kedua rahang (rahang atas dan rahang bawah). Pada orang dewasa, normalnya berjumlah 32 buah gigi tetap, terdiri dari 4 gigi seri, 2 gigi taring, 4 gigi geraham kecil, dan 6 gigi geraham besar pada kedua rahang (rahang atas dan rahang bawah). Trus, apa bedanya gigi dewasa dan gigi anak-anak? Gigi dewasa dan gigi anak-anak bisa dibedakan dari bentuk, warna, ukuran, jumlah, dan struktur gigi. Gigi yang kelihatan dalam mulut itu, tidak seindah bunga mawar maupun daun kelor. Gigi yang kita punya adalah salah satu organ yang cukup rumit. Sekecil itu masih punya beberapa bagian yang penting. Walaupun bentuknya beda-beda, tiap gigi itu punya struktur anatomi yang sama tiap gigi dan tiap orang. Yang kelihatan di dalam mulut itu namanya mahkota gigi. Dan ada bagian yang tertanam di dalam gusi dan tulang rahang, namanya akar gigi. Trus ada istilah leher gigi, yaitu pada batas antara mahkota gigi dan akar gigi. Lapisan gigi yang paling luar namanya email. Merupakan bagian yang dapat dilihat oleh kita, dan percaya tidak percaya, bagian ini adalah bagian yang terkeras pada tubuh kita. Lapisan berikutnya namanya dentin, dengan warna agak kekuningan. Lalu setelah dentin, kita akan menemukan bagian dalam gigi yang terakhir, dinamakan pulpa. Pulpa ini merupakan suatu rongga di dalam akar gigi, yang berisi banyak pembuluh darah dan pembuluh saraf. Karena ruang pulpa ini sangat kecil, jadi kalau ada infeksi atau radang pada gigi, sakitnya lebih terasa daripada sakit di bagian tubuh yang lain. Makanya sakit gigi bisa mengganggu aktivitas kerja, kan? Gigi adalah salah satu aksesoris dalam mulut yangmempunyai lima peranan yang sangat penting iaitu sebagai fungsi mengunyah,fungsi fonasi, fungsi estatika,fungsi kejiwaan, fungsi identifikasi (forensik). Setiap gigi terdiri daripada tiga bagian iaitu mahkota gigi ( coronadentis), leher gigi ( cervix ), akar gigi ( radix). Setiapgigi mempunyai jaringan gigi yang terdiri dari: 1. Email : · Jaringankeras yang mengalami kalsifikasi yang menutupi dentin dari mahkota gigi. · Berasaldari jaringan ektodermal · Berfungsisebagai menahan daya kunyah/abrasi · Terdiridari zat anorganik lebih kurang 99% sebagai prismata dan zat organiklebih kurang 1 % sebagai substantia pelekat. 2. Dentin: · Jaringan yang berasal dari mesenchym · Merupakan jaringan ikat yang mengalamikalsifikasi dan jaringan yang terbesar dari gigi · Terdiri dari zat anorganik lebih kurang70% dan zat organic lebih kurang 30% pada canaliculi dentin yang didalamnyaterdapat Tomes Fiber 3. Pulpa: · Jaringan yang berasal dari mesenchym · Pada ronga pulpa bias ditemui saraf,pembuluh darah, pem lymphe dan jaringan ikat ( jarang) · Fungsi : formatif ( member bentuk),nurtisi, sensoris, dan defensif Padaujung akar gigi terdapat foramen apikal yaitu lubang yang terdapat di ujungakar gigi yang merupakan jalan masuk persyarafan dan pembuluh darah pada gigi. Sedangkanbagian-bagian jaringan pendukung gigi adalah sebagai berikut: 1. Ligamentumperiodontal: · Mempunyaidua fugsi iaitu sebagai: o sumbernutrisi ( membekalkan nutrisi kepada cementum, tulang dan gingival) dan sensori( dipersarafi oleh serabut saraf sensori yang berfungsi untuk menghantarkanstimulus sentuhan, tekanan, dan nyeri). o Fungsifisikal: § Sarung untuk melindungi pembuluhdarah, serabut saraf daripada luka yang di sebabkan oleh tekanan mekanikal. § Sebagai pelekatan gigi kepada tulang § Mempertahankan tisu gingival § Sebagai penyerap tekanan 2. AlveolarProcessus: · Adalahbahagian daripada mandibular dan maxilla · Berfungsisebagai pembentuk dan penyokong “tooth sockets’ 3. Cementum: · Jaringantulang dimana jaringan intercellulernya alami kalsifikasi meliputi bagian akargigi. · Fungsi: melekatkan gigi pada periodontal · Merupakancellular atau acellular Pada bagian gigi manusia terstruktur / tersusun atas 4 (empat) jaringan yakni : 1. EmailEmail adalah jaringan yang berfungsi untuk melindungi tulang gigi dengan zat yang sangat keras yang berada di bagian paling luar gigi manusia. 2. TulangTulang merupakan lapisan yang berada pada lapisan setelah email yang dibentuk dari zat kapur. 3. Rongga GigiRongga gigi adalah rongga yang di dalamnya terdapat pembuluh darah kapiler dan serabut-serabut syaraf. 4. Semen / SementumSemen merupakan bagian dari akar gigi yang berdampingan / berbaasan langsung dengan tulang rahang di mana gigi manusia tumbuh.
Anak ipa 3 IPA

Sistem koloid


Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan atau suspensi.

Keadaan koloid bukan ciri dari zat tertentu karena semua zat, baik padat, cair, maupun gas, dapat dibuat dalam keadaan koloid.
Sistem koloid sangat berkaitan erat dengan hidup dan kehidupan kita sehari-hari. Cairan tubuh, seperti darah adalah sistem koloid, bahan makanan seperti susu, keju, nasi, dan roti adalah sistem koloid. Cat, berbagai jenis obat, bahan kosmetik, tanah pertanian juga merupakan sistem koloid.
Karena sistem koloid sangat berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari, kita harus mempelajarinya lebih mendalam agar kita dapat menggunakannya dengan benar dan dapat bermanfaat untuk diri kita.

Koloid adalah suatu sistem campuran “metastabil” (seolah-olah stabil, tapi akan memisah setelah waktu tertentu). Koloid berbeda dengan larutan; larutan bersifat stabil.
Di dalam larutan koloid secara umum, ada 2 zat sebagai berikut :
- Zat terdispersi, yakni zat yang terlarut di dalam larutan koloid
- Zat pendispersi, yakni zat pelarut di dalam larutan koloid
Berdasarkan fase terdispersi maupun fase pendispersi suatu koloid dibagi sebagai berikut :
Fase Terdispersi
Pendispersi
Nama koloid
Contoh
Gas
Gas
Bukan koloid, karena gas bercampur secara homogen
Gas
Cair
Busa
Buih, sabun, ombak, krim kocok
Gas
Padat
Busa padat
Batu apung, kasur busa
Cair
Gas
Aerosol cair
Obat semprot, kabut, hair spray di udara
Cair
Cair
Emulsi
Air santan, air susu, mayones
Cair
Padat
Gel
Mentega, agar-agar
Padat
Gas
Aerosol padat
Debu, gas knalpot, asap
Padat
Cair
Sol
Cat, tinta
Padat
Padat
Sol Padat
Tanah, kaca, lumpur
B. Sifat Koloid
a. Efek Tyndall
Efek Tyndall adalah penghamburan cahaya oleh larutan koloid, peristiwa di mana jalannya sinar dalam koloid dapat terlihat karena partikel koloid dapat menghamburkan sinar ke segala jurusan.
Contoh: sinar matahari yang dihamburkan partikel koloid di angkasa, hingga langit berwarna biru pada siang hari dan jingga pada sore hari ; debu dalam ruangan akan terlihat jika ada sinar masuk melalui celah.
b. Gerak Brown
Gerak Brown adalah gerak partikel koloid dalam medium pendispersi secara terus menerus, karena adanya tumbukan antara partikel zat terdispersi dan zat pendispersi. Karena gerak aktif yang terus menerus ini, partikel koloid tidak memisah jika didiamkan.
c. Adsorbsi Koloid
Adsorbsi Koloid adalah penyerapan zat atau ion pada permukaan koloid. Sifat adsorbsi digunakan dalam proses:
1. Pemutihan gula tebu.
2. Norit.
3. Penjernihan air.
Contoh: koloid antara obat diare dan cairan dalam usus yang akan menyerap kuman penyebab diare.
Koloid Fe(OH)3 akan mengadsorbsi ion H+ sehingga menjadi bermuatan +. Adanya muatan senama maka koloid Fe(OH), akan tolak-menolak sesamanya sehingga partikel-partikel koloid tidak akan saling menggerombol.
Koloid As2S3 akan mengadsorbsi ion OH- dalam larutan sehingga akan bermuatan - dan tolak-menolak dengan sesamanya, maka koloid As2S3 tidak akan menggerombol.
d. Muatan Koloid dan Elektroforesis
Muatan Koloid ditentukan oleh muatan ion yang terserap permukaan koloid. Elektroforesis adalah gerakan partikel koloid karena pengaruh medan listrik.
Karena partikel koloid mempunyai muatan maka dapat bergerak dalam medan listrik. Jika ke dalam koloid dimasukkan arus searah melalui elektroda, maka koloid bermuatan positif akan bergerak menuju elektroda negatif dan sesampai di elektroda negatif akan terjadi penetralan muatan dan koloid akan menggumpal (koagulasi).
Contoh: cerobong pabrik yang dipasangi lempeng logam yang bermuatan listrik dengan tujuan untuk menggumpalkan debunya.
e. Koagulasi Koloid
Koagulasi koloid adalah penggumpalan koloid karena elektrolit yang muatannya berlawanan.
Contoh: kotoran pada air yang digumpalkan oleh tawas sehingga air menjadi jernih.
Faktor-faktor yang menyebabkan koagulasi:
§ Perubahan suhu.
§ Pengadukan.
§ Penambahan ion dengan muatan besar (contoh: tawas).
§ Pencampuran koloid positif dan koloid negatif.
Koloid akan mengalami koagulasi dengan cara:
1. Mekanik
Cara mekanik dilakukan dengan pemanasan, pendinginan atau pengadukan cepat.
2. Kimia
Dengan penambahan elektrolit (asam, basa, atau garam).
Contoh: susu + sirup masam —> menggumpal
lumpur + tawas —> menggumpal
Dengan mencampurkan 2 macam koloid dengan muatan yang berlawanan.
Contoh: Fe(OH)3 yang bermuatan positif akan menggumpal jika dicampur As2S3 yang bermuatan negatif.
f. Koloid Liofil dan Koloid Liofob
- Koloid Liofil
Koloid Liofil adalah koloid yang mengadsorbsi cairan, sehingga terbentuk selubung di sekeliling koloid.
Contoh: agar-agar.
- Koloid Liofob
Koloid Liofob adalah kolid yang tidak mengadsorbsi cairan. Agar muatan koloid stabil, cairan pendispersi harus bebas dari elektrolit dengan cara dialisis, yakni pemurnian medium pendispersi dari elektrolit.
g. Emulasi
Emulasi adalah kolid cairan dalam medium cair. Agar larutan kolid stabil, ke dalam koloid biasanya ditambahkan emulsifier, yaitu zat penyetabil agar koloid stabil.
Contoh: susu merupakan emulsi lemak di dalam air dengan kasein sebagai emulsifier.
h. Kestabilan Koloid
a. Banyak koloid yang harus dipertahankan dalam bentuk koloid untuk penggunaannya.
Contoh: es krim, tinta, cat.
Untuk itu digunakan koloid lain yang dapat membentuk lapisan di sekeliling koloid tersebut. Koloid lain ini disebut koloid pelindung.
Contoh: gelatin pada sol Fe(OH)3.
b. Untuk koloid yang berupa emulsi dapat digunakan emulgator yaitu zat yang dapat tertarik pada kedua cairan yang membentuk emulsi
Contoh: sabun deterjen sebagai emulgator dari emulsi minyak dan air.
i. Pemurnian Koloid
Untuk memurnikan koloid yaitu menghilangkan ion-ion yang mengganggu kestabilan koloid, dapat dilakukan cara dialisis. Koloid yang akan dimurnikan dimasukkan ke kantong yang terbuat dari selaput semipermeabel yaitu selaput yang hanya dapat dilewati partikel ion saja dan tidak dapat dilewati molekul koloid.
Contoh: kertas perkamen, selopan atau kolodion.
Kantong koloid dimasukkan ke dalam bejana yang berisi air mengalir, maka ion-ion dalam koloid akan keluar dari kantong dan keluar dari bejana dan koloid tertinggal dalam kantong. Proses dialisis akan di percepat jika di dalam bejana diberikan arus listrik yang disebut elektro dialisis.
Proses pemisahan kotoran hasil metabolisme dari darah oleh ginjal termasuk proses dialisis. Maka apabila seseorang menderita gagal ginjal, orang tersebut harus menjalani “cuci darah” dengan mesin dialisator di rumah sakit. Koloid juga dapat dimurnikan dengan penyaring ultra.
C. Pembuatan Sistem Koloid
  1. Cara Kondensasi
Pembuatan sistem koloid dengan cara kondensasi dilakukan dengan cara penggumpalan partikel yang sangat kecil. Penggumpalan partikel ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Reaksi Pengendapan
Pembuatan sistem koloid dengan cara ini dilakukan dengan mencampurkan larutan elektrolit sehingga menghasilkan endapan.
Contoh: AgNO3 + NaCl —> AgCl(s) + NaNO3
2. Reaksi Hidrolisis
Reaksi hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Sistem koloid dapat dibuat dengan mereaksikan suatu zat dengan air.
Contoh: AlCl+H2—> Al(OH)3(s) + HCl
3. Reaksi Redoks
Pembuatan koloid dapat terbentuk dari hasil reaksi redoks.
Contoh: pada larutan emas
Reaksi: AuCl3 + HCOH —> Au + HCl + HCOOH
Emas formaldehid
4. Reaksi Pergeseran
Contoh: pembuatan sol As2S3 dengan cara mengalirkan gas H2S ke dalam laruatn H3AsO3 encer pada suhu tertentu.
Reaksi: 2 H3AsO3 + 3 H2—> 6 H2O + As2S3
5. Reaksi Pergantian Pelarut
Contoh: pembuatan gel kalsium asetat dengan cara menambahkan alkohol 96% ke dalam larutan kalsium asetat jenuh.
2.Cara Dispersi
    Pembuatan sistem koloid dengan cara dispersi dilakukan dengan memperkecil partikel suspensi yang terlalu besar menjadi partikel koloid, pemecahan partikel-partikel kasar menjadi koloid.
    1. Cara Mekanik
    Ukuran partikel suspensi diperkecil dengan cara penggilingan zat padat, dengan menghaluskan butiran besar kemudian diaduk dalam medium pendispersi.
    Contoh: Gumpalan tawas digiling, dicampurkan ke dalam air akan membentuk koloid dengan kotoran air.
    Membuat tinta dengan menghaluskan karbon pada penggiling koloid kemudian didispersikan dalam air.
    Membuat sol belerang dengan menghaluskan belerang bersama gula (1:1) pada penggiling koloid, kemudian dilarutkan dalam air, gula akan larut dan belerang menjadi sol.
    2. Cara Peptisasi
    Pembuatan koloid dengan cara peptisasi adalah pembuatan koloid dengan menambahkan ion sejenis, sehingga partikel endapan akan dipecah.
    Contoh: sol Fe(OH)dengan menambahkan FeCl3.
    sol NiS dengan menambahkan H2S.
    karet dipeptisasi oleh bensin.
    agar-agar dipeptisasi oleh air.
    endapan Al(OH)3dipeptisasi oleh AlCl3.
    3. Cara Busur Bredia/Bredig
    Pembuatan koloid dengan cara busur Bredia/Bredig dilakukan dengan mencelupkan 2 kawat logam (elektroda) yang dialiri listrik ke dalam air, sehingga kawat logam akan membentuk partikel koloid berupa debu di dalam air.
    4. Cara Ultrasonik
    yaitu penghancuran butiran besar dengan ultrasonik (frekuensi > 20.000 Hz)
    Campuran heterogen.
    Campuran homogen disebut larutan, contoh: larutan gula dalam air. Campuran heterogen dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu: Sistem koloid termasuk dalam bentuk campuran. Campuran terbagi menjadi 2, yaitu:
    1. Suspensi, contoh: pasir dalam air.
    2. Koloid, contoh: susu dengan air.
    D. Komponen Penyusun Koloid
    1. Fase kontinyu : medium pendispersi jumlahnya lebih banyak.
    2. Fase diskontinyu : medium terdispersi jumlahnya labih banyak.
    E. Bentuk Partikel Koloid
    1. Bulatan : misalnya virus, silika.
    2. Batang : misalnya virus.
    3. Piringan : misalnya globulin dalam darah.
    4. Serat : misalnya selulosa.
    F. Penggunaan Sistem Koloid
    1. Obat-obatan : salep, krim, minyak ikan.
    2. Makanan : es krim, jelly dan agar-agar.
    3. Kosmetik : hair cream, skin spray, body lotion.
    4. Industri : tinta, cat.
    G.Beberapa Macam Koloid
    1. Aerosol
    adalah sistem koloid di mana partikel padat atau cair terdispersi dalam gas.
    Contoh: aerosol padat: debu, asap.
    aerosol cair: kabut, awan.
    Bahan pendingin dan pendorong yang sering digunakan adalah Kloro Fluoro Karbon (CFC).
    2. Emulsi
    adalah sistem koloid di mana zat terdispersi dan pendispersi adalah zat cair yang tidak dapat bercampur. Misalnya: Emulsi minyak dalam air: santan, susu, lateks, minyak ikan. Emulsi air dalam minyak: mentega, minyak rambut, minyak bumi.
    Untuk membentuk emulsi digunakan zat pengemulsi atau emulgator yaitu zat yang dapat tertarik oleh kedua zat cair tersebut.
    Contoh: sabun untuk mengemulsikan minyak dan air.
    kasein sebagai emulgator pada susu.
    3. Sol
    adalah suatu sistem koloid di mana partikel padat terdispersi dalam zat cair.
    No.
    Hidrofob
    Hidrofil
    a.
    Tidak menarik molekul air tetapi mengadsorbsi ion
    Menarik molekul air hingga menyelubungi partikel terdispersi
    b.
    Tidak reversible, apabila mengalami koagulasi sukar menjadi sol lagi
    Reversibel, bila mengalami koagulasi akan dapat membentuk sol lagi jika ditambah lagi medium pendispersinya
    c.
    Biasanya terdiri atas zat anorganik
    Biasanya terdiri atas zat organik
    d.
    Kekentalannya rendah
    Kekentalannya tinggi
    e.
    Gerak Brown terlihat jelas
    Gerak Brown tidak jelas
    f.
    Mudah dikoagulasikan oleh elektrolit
    Sukar dikoagulasikan oleh elektrolit
    g.
    Umumnya dibuat dengan cara kondensasi
    Umumnya dibuat dengan cara dispersi
    h.
    Efek Tyndall jelas
    Efek Tyndall kurang jelas
    i.
    Contoh: sol logam, sol belerang, sol Fe(OH)3, sol As2S3, sol sulfida
    Contoh: sol kanji, sol protein, sol sabun, sol gelatin
    4. Gel/Jel
    adalah koloid liofil setengah kaku.
    Contoh: agar-agar, lem kanji, selai, jelly untuk menata rambut.
    5. Buih
    adalah sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair.
    Contoh: sabun, detergen, protein.
    Zat-zat yang dapat memecah/mencegah buih yaitu eter, isoamil alkohol.
    H.SABUN/DETERGEN
    adalah zat yang molekulnya terdiri atas hidrofob dan sekaligus gugus hidrofil.
    I. PENJERNIHAN AIR SUNGAI
    1. Air sungai mengandung lumpur ditambah tawas ® air jernih.
    Terbitkan Entri
    2. Air jernih ditambah kapo
    rit ® air jernih bebas kuman.
    3. Air jernih bebas kuman disaring ® air bersih.

    Anak ipa 3 IPA

    Komentar Dari Sahabat

    Recent Comments Widget with Avatar by Tutorial Blogspot


    web widgets

    Quote

    saya ucapkan terima kasih kepada ALLAH S.W.T karena atas karunianya ini saya dapat membuat sebuah blog yang saya harap dapat bermanfaat kepada pembaca